Laporan pertanggungjawaban atau LPJ Bumdes merupakan sebuah dokumen tertulis yang disusun secara sistematis, komprehensif dan terstruktur dengan maksud dan tujuan untuk memberikan info secara akurat dan lengkap atas keseluruhan kegiatan bumdes dalam setiap periode.
Musyawarah Desa merupakan lembaga permusyawaratan yang diikuti oleh Badan Permusyawaratan Desa, Pemerintah Desa, dan unsur masyarakat Desa untuk memusyawarahkan hal yang bersifat strategis dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
Cakupan Laporan Pertanggungjawaban Bumdes
Sebagaimana yang sudah kita jelaskan dalam artikel-artikel sebelumnya, bahwa LPJ Bumdes tidak hanya perihal laporan pelaksanaan kegiatan, namun juga meliputi laporan keuangan bumdes.
Laporan keuangan
LPJ Bumdes merupakan sebuah kewajiban yang harus dibentuk oleh pengelola kepada komisaris bumdes, yaitu kepala desa. Selanjutnya kepala desa menginformasikan kepada masyarakat dalam musyawarah desa (Musdes).
Musyawarah Desa merupakan lembaga permusyawaratan yang diikuti oleh Badan Permusyawaratan Desa, Pemerintah Desa, dan unsur masyarakat Desa untuk memusyawarahkan hal yang bersifat strategis dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
Cakupan Laporan Pertanggungjawaban Bumdes
Sebagaimana yang sudah kita jelaskan dalam artikel-artikel sebelumnya, bahwa LPJ Bumdes tidak hanya perihal laporan pelaksanaan kegiatan, namun juga meliputi laporan keuangan bumdes.
Laporan keuangan
bumdes, kalau diibaratkan ia merupakan jantung dari keseluruhan kegiatan Bumdes. Apakah perjuangan bumdes untung atau rugi. Berapa omset bumdes dalam setahun. Jawabannya ada dalam laporan keuangan bumdes.
Sedangkan dalam pengelolaan keuangan bumdes bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan menggunakan aplikasi keuangan bumsdes excel atau dengan memakai aplikasi khusus, seperti Aplikasi SIA BUMDes, Sistem Aplikasi Akuntasi BUMDes (SAAB), Aplikasi Akubumdes, dll.
Lalu, Bagaimana Cara dan Sistematika Penyusunan LPJ Bumdes
Cara dan sistematika penyusunan laporan pertanggungjawaban Bumdes, mampu diuraikan sebagai berikut:
Sedangkan dalam pengelolaan keuangan bumdes bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan menggunakan aplikasi keuangan bumsdes excel atau dengan memakai aplikasi khusus, seperti Aplikasi SIA BUMDes, Sistem Aplikasi Akuntasi BUMDes (SAAB), Aplikasi Akubumdes, dll.
Lalu, Bagaimana Cara dan Sistematika Penyusunan LPJ Bumdes
Cara dan sistematika penyusunan laporan pertanggungjawaban Bumdes, mampu diuraikan sebagai berikut:
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I. Pendahuluan
1. Latar belakang
2. Visi
3. Misi
4. Dasar Hukum
5. Profil BUMDes
BAB II. Laporan Umum
1. Penggalian Potensi
2. Pembentukan Unit Usaha
3. Penyertaan Modal Desa
BAB III. Arah Kebijakan yang Telah Ditempuh
BAB IV. Pelaksanaan Pengelolaan, Permasalahan Program Kerja dan Keuangan
1. Pelaksanaan Kegiatan
2. Permasalahan.
3. Program Kerja
4. Laporan Keuangan
BAB V. Penutup
Lampiran - Lampiran
Hal-hal penting lain yang perlu diperhartikan dalam penyusunan LPJ Bumdes! Usahakan penjelasan isi jangan terlalu bertele-tele. Tuliskan dengan menngunakan bahasa yang ringan, ringkas, padat dan terperinci.
Selain itu, dalam penyusunan laporan keuangan Bumdes hendaknya memenuhi prinsip-prinsip laporan keuangan secara umum dan memakai akuntansi yang lazim.
Supaya setiap isu yang disajikan dalam laporan pertanggungjawaban Bumdes, dapat dengan gampang dipahami oleh semua pihak, terutama oleh kepala desa, BPD, pemerintah desa dan masyarakat desa.
Demikian artikel ihwal Cara dan Sistematika Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes ini, biar menjadi informasi yang bermanfaat. Salam terus bergerak!!
Hal-hal penting lain yang perlu diperhartikan dalam penyusunan LPJ Bumdes! Usahakan penjelasan isi jangan terlalu bertele-tele. Tuliskan dengan menngunakan bahasa yang ringan, ringkas, padat dan terperinci.
Selain itu, dalam penyusunan laporan keuangan Bumdes hendaknya memenuhi prinsip-prinsip laporan keuangan secara umum dan memakai akuntansi yang lazim.
Supaya setiap isu yang disajikan dalam laporan pertanggungjawaban Bumdes, dapat dengan gampang dipahami oleh semua pihak, terutama oleh kepala desa, BPD, pemerintah desa dan masyarakat desa.
Demikian artikel ihwal Cara dan Sistematika Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes ini, biar menjadi informasi yang bermanfaat. Salam terus bergerak!!